Budidaya kopi di bawah tegakan merupakan contoh agroforestri, yaitu sistem pengelolaan lahan yang menggabungkan tanaman pertanian (kopi) dengan tanaman kehutanan (pohon besar).
Tanaman kopi memerlukan naungan di sepanjang hidupnya,diantaranya gamal,lamtoro,dadap dan sebagainya,namun jika kopi ditanam pada pola agoiforestry,,nauang buatan tidak perlu karena sudah ada naungan permanen dalam bentuk hutan
Pohon-pohon di hutan yang menjadi naungan kopi ini dianggap memberi banyak keuntungan, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomisnya. Pohon-pohon ini melindungi tanaman kopi dari terik matahari yang bersinar terlalu panas. Ini membantu menjaga suhu tetap rendah dan stabil, sementara daun-daun yang jatuh dari pohon akan membuat tanah tetap lembab.
Pohon yang menaungi tanaman kopi juga bisa menambah asupan nitrogen alami ke tanah. Jika tanah tidak mendapat banyak nitrogen, maka solusi yang banyak diambil petani umumnya adalah yang sudah umum kita temui: dengan menambahkan pupuk (yang seringkali berbahan kimia) ke tanah.
Beberapa manfaat agroforestry dengan budidaya kopi yaitu:
- Konservasi Keanekaragaman Hayati: Metode ini membantu melestarikan keanekaragaman hayati karena pohon-pohon besar memberikan habitat bagi berbagai spesies tumbuhan dan hewan.
- Pengendalian Hama dan Penyakit: Naungan pohon-pohon besar dapat membantu mengurangi paparan sinar matahari langsung, yang dapat mengurangi stres pada tanaman kopi dan membantu mengendalikan hama dan penyakit.
- Peningkatan Kualitas Kopi: Kopi yang ditanam di bawah naungan serngkali memiliki rasa yang lebih kompleks dan unik, karena naungan membantu mengurangi stres pada tanaman kopi dan meningkatkan kualitas biji.
- Konservasi Keanekaragaman Hayati: Metode ini membantu melestarikan keanekaragaman hayati karena pohon-pohon besar memberikan habitat bagi berbagai spesies tumbuhan dan hewan.
- Peningkatan Produksi: Dengan perawatan yang tepat, budidaya kopi di bawah tegakan dapat meningkatkan produksi kopi secara berkelanjutan.
- Peluang Bisnis: Kopi yang ditanam di bawah naungan dapat memiliki nilai pasar yang lebih tinggi karena kualitasnya yang unik dan keberlanjutannya.
- Peningkatan Pendapatan Petani: Budidaya kopi di bawah tegakan dapat memberikan pendapatan tambahan bagi petani melalui penjualan kopi dan produk-produk hutan lainnya.
- Peningkatan Produksi: Dengan perawatan yang tepat, budidaya kopi di bawah tegakan dapat meningkatkan produksi kopi secara berkelanjutan.
- Pemangkasan: Pemangkasan tanaman kopi bertujuan untuk mengarahkan pertumbuhan tanaman agar menjadi sehat, kuat, dan produktif.
- Pupuk Organik: Penggunaan pupuk organik, seperti pupuk kandang, dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman kopi.
- Pengendalian Hama dan Penyakit: Penggunaan pestisida sebaiknya dihindari, dan pengendalian hama dan penyakit dapat dilakukan dengan cara-cara alami, seperti penggunaan tanaman pelindung atau pemangkasan.
- Panen kopi,kegiatan pemanenan ada 3 kali yaitu petik biji merah,petik raya,dan petik rampasan. selanjutnya kopi diolah dan didistribusikan ke seluruh wilayah indonesia maupun di eksport
- Pemangkasan: Pemangkasan tanaman kopi bertujuan untuk mengarahkan pertumbuhan tanaman agar menjadi sehat, kuat, dan produktif.